Kamis, 13 Juni 2013

jenis buah yang baik untuk bayi

jenis buah yang baik untuk bayi


Buah mengandung serat dapat mencegah bayi sembelit. Serat yang tergolong prebiotik secara selektif akan dimanfaatkan oleh bakteri baik dalam usus untuk membantu mengurangi risiko diare.

Anda bisa mulai memperkenalkan buah pada bayi Anda setelah ia lebih dulu berkenalan
dengan makanan sumber karbohidrat seperti bubur beras atau bubur gandum.

Sebagai awal perkenalan, hindari buah yang rasanya masam seperti stroberi atau anggur yang masam. Buah yang terlalu masam akan membuat bayi melepeh, atau kalaupun ia menelannya, sistem pencernaannya yang belum sempurna bisa terganggu.

Pilih buah berserat halus seperti pisang atau alpukat. Pisang sejak lama telah menjadi favorit para ibu karena praktis dan bisa langsung diberikan. Cukup dikerok tipis-tipis dengan sendok dan disuapkan pada bayi. Anda juga bisa memberikan apel yang dikukus, dihaluskan, dan disaring.

Pepaya juga baik untuk bayi karena enzim papainnya mirip dengan enzim yang ditemukan dalam sistem pencernaan sehingga ideal untuk bayi. Tak perlu menambahkan gula karena bayi tak memerlukannya. Pemberian buah bisa dilakukan di antara waktu-waktu makan. Untuk pertama kali, sebaiknya berikan pada pagi menjelang siang agar bila terjadi reaksi alergi bisa segera diatasi.

Saat pertama berkenalan, bayi mungkin akan menolak karena merasa asing terhadap rasa baru yang dicicipinya. Tapi setelah pemberian kedua atau ketiga, bayi biasanya akan mulai menerima karena rasa yang ia terima sudah lebih familiar. Tetaplah telaten dan cobalah disiplin dengan waktu pemberian agar bayi juga terbiasa. Jangan lupa beri ia ciuman sebagai hadiah bila ia makan buahnya dengan baik.

 

sumber: google

Tidur yang baik menurut Islam


Tidur Baik Menurut Islam



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

cara tidur Rasullulah SAW

Tidur adalah salah satu kebutuhan terpenting bagi tubuh dan jiwa kita, sekaligus merupakan nikmat dari Allah SWT yang tidak ternilai. Sayangnya tidak semua orang mengerti bagaimana cara tidur yang berkualitas tinggi seperti halnya Rasulullah Muhammad SAW. Berikut ini adalah tips singkat mengenai bagaimana cara beliau ketika akan tidur dan ketika bangun tidur, semoga bisa kita ikuti

posisi tidur ala Nabi Muhammad SAW

Mau tahu banyak bagaimana cara-cara Rasulullah saw tidur? Kalau begitu ayo kita intip. Ada beberapa kebiasaan yang dilakukan Rasulullah saw berkenaan dengan tidur yang mungkin kita tidak tahu selama ini namun perlu kita ketahui sekarang agar kita bisa lebih mengenal orang yang paling kita sayangi didunia ini setelah Allah swt ini, yaitu:
• Rasulullah saw mempunyai kebiasaan tidur pada awal malam kemudian bangun pada permulaan paruh kedua malam. Pada saat itu beliau bangun lalu bersiwak, berwudhu dan melaksanakan sholat tahajjjud
• Rasulullah saw selalu tidur dalam keadaan miring, terutama dalam posisi miring ke kanan
• Terus berdzikir sampai jatuh tertidur
• Rasulullah saw tidak pernah tidur dalam kondisi perut penuh makanan dan minuman
• Rasulullah saw tidak pernah tidur di atas tanah tanpa alas dan tidak pernah tidur di atas kasur yang terlalu tinggi pula. Minimal beliau memakai kasur yang berisi sabut, menngunakan bantal dan kadang-kadang meletakkan tangannya di bawah pipi.
Ketika akan tidur:
  1. Berwudhu-lah seperti wudhu ketika akan sholat;
  2. Bacalah do’a sebelum tidur. Pilihlah salah satu dari contoh doa Rasulullah SAW di bawah ini:
  3. “Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa“, yang artinya: “Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup”;
  4. “Robbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibaadaka“, yang artinya: “Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu”;
  5. “Alloohumma bismika amuutu wa ahyaa“, yang artinya: “Ya Allah, dengan Asma-Mu aku mati dan aku hidup”;
  6. “Allahumma aslamtu nafsii ilaika wawajjahtu wajhi ilaika wafawwadhtu amrii ilaika wa alja’tu zhahrii ilaika raghbatan warahbatan ilaika laa malja-a walaa manja-a minka illaa ilaika. Aamantu bikitaabikalladzii anzalta wanabiyyikal ladzii arsalta“, yang artinya: “Wahai Allah, saya menyerahkan diriku kepada-Mu, menghadapkan mukaku kepada-Mu, menyerahkan semua urusanku kepada-Mu, dan menyandarkan punggungku kepada-Mu dengan penuh harapan dan takut kepada-Mu, tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari siksaan-Mu kecuali hanya kepada-Mu. Saya beriman dengan kitab yang Engkau turunkan dari nabi yang Engkau utus”.
  7. Bacalah surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas dalam posisi berbaring. Aisyah ra berkata bahwa Rasulullah membaca ketiga surat tersebut setelah mengumpulkan kedua telapak tangannya dan meniupnya. Kemudian setelah selesai membaca, beliau mengusapkan kedua tangannya 3x ke seluruh badan yang mampu diusap, dengan dimulai dari kepala, muka, dan bagian depan badannya;
  8. Berbaringlah dengan memiringkan tubuh ke arah kanan;
  9. Letakkan tangan kanan di bawah pipi sebelah kanan;
  10. Dan tidurlah dengan tenang dan damai
http://berita-terupdate.blogspot.com/2011/01/posisi-tidur-ala-nabi-muhammad-sawpatut.html